buken at TMII

buken at TMII
atuuunnn, femmy, aniiita, gw, adistaaa

Kamis, 10 Desember 2009

Makalah Tentang Anggrek




1.1 Pengenalan tentang anggrek bulan




Anggrek bulan adalah salah satu contoh dari sekian banyak bunga anggrek yang dapat kita jumpai sekarang ini. Anggrek bulan tumbuh subur di ketinggian hingga 600 meter di atas permukaan laut ( Anonymous. (2008). “Anggrek Bulan”. [Online]. Tersedia di :http://id.wikipedia.org/wiki/Anggrek_bulan. [ 6 November 2008 ].).

Anggrek bulan adalah salah satu bunga nasional Indonesia yang disebut juga PUSPA PESONA ( Anonymous. (2006). “Tips tips merawat anggrek”. [Online]. Tersedia di :http://www.simanisorchids.com/indonesia/index.php?aux_page=aux2. [ 6 November 2008 ].). Karena sejak dulu sudah banyak digemari oleh para kerabat kerajaan dan bukti-bukti itu terdapat pada beberapa hiasan keris langka. Untuk menemukannya pun kita tidak harus pergi jauh hingga keluar kota atau keluar negri, karena anggrek bulan dapat kita jumpai dimana saja. Anggrek bulan yang mempunyai nama Latin Phalaenopsis amabilis (S, Yosafat Erie . ( 2006). “Sejuta Pesona dari Bunga Nasional”. [Online]. Tersedia di: http://www.sinarharapan.co.id/feature/hobi/2002/074/hob1.html. [ 8 November 2008].). Ini tidak hanya memiliki warna kelopak bunga yang putih bersih, tetapi juga memiliki untaian yang tersusun sempurna dan proporsional. Plus warna bibir bunga kuning menyala. Dari segi ukuran, anggrek ini tergolong di atas rata-rata. karena semua keunggulan tersebut tidak heran jika banyak orang yang mengoleksi anggrek bulan sebagai tanaman kesayangan.
Di Indonesia, Phalaenopsis amabilis pertama kali dijumpai di Ambon, Maluku oleh GE Rumphius pada tahun 1750 (S, Yosafat Erie . ( 2006). “Sejuta Pesona dari Bunga Nasional”. [Online]. Tersedia di : Ibid. [ 8 November 2008].).
Lalu anggrek temuannya itu diberi nama Angraecumalbum-majus (S, Yosafat Erie . ( 2006). “Sejuta Pesona dari Bunga Nasional”. [Online]. Tersedia di : Ibid. [ 8 November 2008].).
Banyak nama yang digunakan untuk mengenali jenis anggrek yang satu ini. Seperti anggrek menur, anggrek menur adalah sebutan untuk anggrek bulan di daerah Jawa Barat. Anggrek terbang untuk daerah Maluku dan anggrek wulan adalah sebutan untuk anggrek bulan di pulau Bali. Tapi nama paling populer adalah anggrek bulan. Nama Anggrek bulan lebih sering digunakan di Indonesia dan lebih melekat pada tipe yang satu ini, karena kata bulan lebih baku dan lebih cocok dengan logat bahasa sehari-hari kita.

1.2 Persebaran anggrek bulan

Anggrek hidup di semua benua, kecuali Antartika ( Admin. (2007). “Menanam dan merawat Anggrek”. [Online]. Tersedia di : http://langitlangit.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=26. [10 november 2008 ].).

Tanaman anggrek ini tersebar luas mulai dari Malaysia, Indonesia, Filipina, Papua, hingga ke Australia ( Anonymous. (2008). “Anggrek Bulan”. [Online]. Tersedia di :Op. Cit. [ 6 November 2008 ].).
Termasuk Serawak, Brunei Darussalam dan Sabah. Di Filipina, anggrek mirip kupu-kupu ini ditemukan di Kepulauan Mindanao bagian selatan.

Di Indonesia sendiri persebaran anggrek bulan memiliki wilayah persebaran cukup luas. Dari Sumatera Barat ke arah selatan, menyebar ke seluruh Jawa, Kalimantan Ke arah timur. Anggrek yang satu ini juga bisa kita jumpai di Bali, sebuah Kepulauan Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua, termasuk Papua Nugini (S, Yosafat Erie . ( 2006). “Sejuta Pesona dari Bunga Nasional”. [Online]. Tersedia di : Op. Cit. [ 8 November 2008].).

1.3 media tanam Anggrek bulan
Bermacam-macam media dapat digunakan sebagai media tumbuh bagi anggrek kecuali tanah ( Anonimous. (2008). “Media media Tanam Anggrek”. [Online]. Tersedia di : http://iswaraorchid.wordpress.com/2008/08/20/macam-macam-media-anggrek. [9 November 2008].).
Tidak tertutup peluang kita untuk mencoba menggunakan media tanam yang lain, misalnya saja batu apung dan batu zeolit seperti halnya menanam tananam terarium. Berikut media-media yang dapat digunakan :
1 Arang kayu

Arang kayu bersifat kering, tidak mudah menyerap air. Sehingga perlu penyiraman yang lebih sering untuk menjaga kelembaban media. Sebaiknya penyiraman dilakukan 2 kali sehari dengan intensitas air yang tidak banyak, atau cukup hanya untuk membasahi media saja supaya akar tanamn anggrek tidak busuk karena sering di siram.
2. Cocopeat

Cocopeat merupakan serabut kelapa yang sudah disterilisasi . karena Cocopeat bersifat menyimpan air maka penyiraman di lakukan beberapa hari sekali saja jika media sudah mulai kering.
3. Media Moss

Media moss yang dikenal dipasaran ada dua , yaitu yang berbahan dasar rumput laut dan moss yang berbahan akar pohon kadaka.
4. Moss Spagnum
Moss Spagnum merupakan media yang berbahan rumput laut. Spagnum merupakan media yang sudah steril , sehingga tidak perlu disterilisasi lagi. Bersifat menyimpan air. Untuk media spagnum ini penyiraman hanya dilakukan 3 minggu dua kali. Penyiraman harus benar-benar ketika media sudah kering.

1.4 perkembangbiakkan tanaman Anggrek
Pada umumnya anggrek-anggrek yang dibudidayakan memerlukan temperatur 28 + 2° C dengan temperatur minimum 15° C ( Anonimous. (2008). “Budidaya Tanaman Anggrek”. [Online]. Tersedia di :http://chusna.cahjpr.blog2.plasa.com/2008/05/19/halo-dunia/ . ( 10 November 2008 ).].
Anggrek tanah pada umumnya lebih tahan panas dari pada anggrek pot. Tetapi temperatur yang tinggi dapat menyebabkan dehidrasi yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman karena air yang menjadi cadangan energi hilang sia-sia.
Secara vegetatif perkembangbiakan tanaman anggrek bulan adalah dengan cara menumbuhkan jaringan-jaringan vegetatif atau kultur jaringan seperti akar, daun, batang atau mata tunas. ( Anonimous. (2008). “Budidaya Tanaman Anggrek”. [Online]. Tersedia di : Ibid. ( 10 November 2008 ).].
Cara ini dilakukan pada media buatan berupa cairan atau padat secara aseptic. Cara ini dapat memperbanyak tanaman secara cepat dan banyak, serta memiliki sifat yang sama dengan induknya.
Anggrek bulan dapat dikembangbiakan melalui cara buatan yaitu dengan cara memotong tunas muda dari tanaman yang keluar dari akar atau tangkai bunga . ( Anonimous. (2008). “Budidaya Tanaman Anggrek”. [Online]. Tersedia di : Ibid. ( 10 November 2008 ).].
selanjutnya tunas ditanam ke media. Perbanyakan secara vegetatif ini akan menghasilkan anak tanaman yang mempunyai sifat genetik sama dengan induknya. Namun perbanyakan konvensional secara vegetatif ini tidak praktis dan tidak menguntungkan untuk tanaman bunga potong, karena jumlah anakan yang diperoleh dengan cara ini sangat terbatas.
Untuk menghasilkan bunga dalam jumlah banyak dan seragam diperlukan tanaman dalam jumlah banyak pula. Oleh karena itu peningkatan produksi bunga pada tanaman anggrek hanya dapat dicapai dengan usaha perbanyakan tanaman yang efisien. Pada saat ini metode kultur in vitro merupakan salah satu cara yang mulai banyak digunakan dalam perbanyakan klon atau vegetatif tanaman anggrek ( Anonimous. (2008). “Budidaya Tanaman Anggrek”. [Online]. Tersedia di : Ibid . ( 10 November 2008 ).].

Kultur in vitro pertama kali dicoba oleh Haberlandt pada tahun 1902, karena adanya sifat tanaman yang disebut totipotensi yang dicetuskan oleh kedua orang sarjana Jerman Schwann dan Schleiden pada tahun 1830 ( Anonimous. (2008). “Budidaya Tanaman Anggrek”. [Online]. Tersedia di : Ibid. ( 10 November 2008 ).].

Serangga yang bertugas membantu perkawinan bunga anggrek ditarik dengan baunya yang harum semerbak, atau dengan warna-warni dan bentuk yang menyerupai serangga tersebut, misalnya pada anggrek yang menyerupai kupu-kupu. Selain itu, serangga yang kaki-kakinya pernah terlumuri oleh benang sari bisa juga tergelincir ke kepala putik, sehingga membantu perkawinan antar anggrek.



1.5 Kendala perawatan anggrek bulan
Dari beberapa kasus, anggrek bulan yang rusak atau tidak sehat itu karena beberapa hal.
Pertama, terlalu kuat menerima sinar matahari. Dampak dari penerimaan sinar matahari yang berlebih dapat terlihat pada daun anggrek yang tiba-tiba kering pada ujungnya. Permukaan daun menjadi berwarna cokelat kemerahan. (Resmiyati, Titi. (2008). “Tips Agar Anggrek Berbunga”. [Online]. Tersedia di : http://blognya-titi.blogspot.com/2007/09/tip-agar-anggrek-bulan-berbunga.html
. ( 10 November 2008 ).].
Kedua, kurangnya cahaya matahari. Kekurangan cahya matahari juga akan membuat pertumbuhan anggrek bulan menjadi tidak bagus. (Resmiyati, Titi. (2008). “Tips Agar Anggrek Berbunga”. [Online]. Tersedia di : Ibid. ( 10 November 2008 ).].
Daun tampak layu, kekuning-kuningan, pucat dan runtuh.

1.5.1. kuntum anggrek yang berguguran atau tidak mau berbunga
Anggrek bulan yang kita miliki tidak memancarkan keindahan seperti yang diharapkan semula. Kondisinya tampak kurang segar dan layut. Entah itu akar, batang, daun ataupun bunganya. Semua itu timbul akibat cara perawatan yang kurang tepat.
Sebenarnya tak ada cara khusus untuk menyiasati anggrek bulan itu agar tumbuh sehat dan rajin berbunga. Hanya saja ada beberapa hal yang mesti kita lakukan untuk mencegah hal tersebut terjadi pada anggrek kesayangan kita. Misalnya : memupuk anggrek, menyiram dengan teratur, lakukan pemotongan tangkai anggrek ketika kuntum bunga anggrek sudah layu, menjaga intensitas penerimaan cahaya matahari, dan sebagainya.
Malasnya anggrek untuk berbunga bisa disebabkan oleh banyak faktor, baik faktor dari dalam (internal) tanaman saja maupun dari luar (eksternal) tanaman. Faktor eksternal ini bisa disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti suhu yang terlalu panas atau lembab ( Anonimous. 2008. “Mengatasi Faktor Eksternal Penyebab Anggrek Mogok Berbunga “.Tersedia di :http://agromedia.net/2007071177/Info/Mengatasi-Faktor-Eksternal-Penyebab-Anggrek-Mogok-Berbunga.html. [ 11 November 2008 ].).

1.5.2. Batang layu
Layunya batang tanaman anggrek biasa disebabkan karena intensitas cahaya yang berlebih atau kurang (S, Yosafat Erie . ( 2006). “Sejuta Pesona dari Bunga Nasional”. [Online]. Tersedia di : Op. Cit. [ 8 November 2008].).
Sebagai tanaman epifit, anggrek bulan sepanjang hidupnya di alam bebas selalu ternaungi oleh ranting atau dahan pohon. Karena itu, anggrek jenis ini hanya butuh intensitas matahari yang tak terlalu kuat. Cukup 20 sampai 50 persen saja (S, Yosafat Erie . ( 2006). “Sejuta Pesona dari Bunga Nasional”. [Online]. Tersedia di : Op. Cit. [ 8 November 2008].).

1.5.3 Akar membusuk
Tanaman anggrek adalah tanaman yang tidak terlalu memakan air, air yang dibutuhkan oleh tanaman ini hanya berkisar dalam ukuran sedikit saja.
Dalam hal penyiraman, perhatikan aturan pemupukan anggrek bulan. Ada beragam cara memupuk anggrek. Tapi yang banyak dilakukan adalah pemupukan lewat daun karena lebih efektif dibanding cara lain (S, Yosafat Erie . ( 2006). “Sejuta Pesona dari Bunga Nasional”. [Online]. Tersedia di : Op. Cit. [ 8 November 2008].).
Alasannya, daun mampu menyerap pupuk sekitar 90 persen, sedangkan akar hanya menyerap 10 persen. Lagi pula, kandungan unsur hara dalam pupuk bakal lebih cepat tembus ke jaringan tubuh lewat pembuluh daun atau kutikula.

1.6 Cara merawat anggrek bulan

Anggrek bulan termasuk dalam tanaman anggrek monopodial yang menyukai sedikit cahaya matahari sebagai penunjang hidupnya. ( Anonymous. (2008). “Anggrek Bulan”. [Online]. Tersedia di :Op. Cit. [ 6 November 2008 ].).

Daunnya berwarna hijau dengan bentuk memanjang. Lebar daun rata-rata 5 – 10 cm. Pertumbuhan batang anggrek bulan bersifat monopodial ”Artinya, meninggi atau vertikal pada satu titik tumbuh dan terdiri dari hanya satu batang utama. (S, Yosafat Erie . ( 2006). “Sejuta Pesona dari Bunga Nasional”. [Online]. Tersedia di : Op. Cit. [ 8 November 2008].).

Akar-akarnya berwarna putih dan berbentuk bulat memanjang serta terasa empuk agak berdaging dan menempel pada inang yang ia tumpangi. Bunganya memiliki sedikit keharuman dan waktu mekar yang lama serta dapat tumbuh hingga diameter 6-10 cm lebih.
Dalam pemeliharaan tanaman ini, memang tidak mudah. Perlu suatu ketekunan dan kesabaran yang tinggi, karena anggrek bulan adalah tipe tanaman yang sulit untuk dirawat atau untuk ditanam. Namun anggrek bulan merupakan tanaman yang lumayan rajin berbunga. Anggrek ini tiap tahun rata-rata berbunga 3 bulan sekali. Bibir bunga mempunyai tiga penutup, yaitu penutup samping, sejajar dengan tiang bunga dan penutup tengah yang terkadang berbulu halus (S, Yosafat Erie . ( 2006). “Sejuta Pesona dari Bunga Nasional”. [Online]. Tersedia di : Op. Cit. [ 8 November 2008].).
Intensitas cahaya matahari yang diterima tanaman anggrek harus sesuai, berikut adalah beberapa langkah untuk menyiasati masalah tersebut :
~ Gunakan paranet untuk mengurangi intensitas cahaya matahari yang diterima. Gunakan paranet yang sesuai dengan jenis anggrek yang dirawat.
~ Buat kolam kecil di bawah rak tanaman untuk menjaga kelembapan. Atur waktu dan frekuensi penyiraman. Air berfungsi untuk memasok unsur hara bagi tanaman, bahan fotosintesis di siang hari, dan membantu proses membuka serta menutupnya stomata.
~ Berikan pupuk dengan kadar fosfor dan kalium tinggi pada anggrek dewasa. Hal ini dilakukan untuk merangsang pembentukan bunga dan memperkuat bunga agar tidak mudah rontok.
~ Usahakan kebutuhan terhadap cahaya matahari dapat tercukupi
~ Usahakan setiap permukaan daun mendapatkan sinar matahari yang cukup sehingga dapat berfotosintesis dengan sempurna.
1.7 Habitat tanaman anggrek
Habitat tanaman anggrek dibedakan menjadi 4 kelompok sebagai berikut :
Anggrek epifit, yaitu anggrek yang tumbuh menumpang pada pohon lain tanpa merugikan tanaman inangnya dan membutuhkan naungan dari cahaya matahari “Budi Daya Tanaman Anggrek”. Tersedia di : http://www.anggrek.org/budidaya-tanaman-anggrek.html .[ 11 November 2008 ].).
Anggrek terestrial, yaitu anggrek yang tumbuh di tanah dan membutuhkan cahaya matahari langsung (Anonimous. 2008. (Anonimous. 2008. “Budi Daya Tanaman Anggrek”. Tersedia di : Ibid .[ 11 November 2008 ].).
Anggrek litofit, yaitu anggrek yang tumbuh pada batu-batuan, dan tahan terhadap cahaya matahari penuh (Anonimous. 2008. “Budi Daya Tanaman Anggrek”. Tersedia di : Ibid .[ 11 November 2008 ].).
Anggrek saprofit, yaitu anggrek yang tumbuh pada media yang mengandung humus atau daun-daun kering, serta membutuhkan sedikit cahaya matahari. (Anonimous. 2008. “Budi Daya Tanaman Anggrek”. Tersedia di : Ibid .[ 11 November 2008 ].).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar